Durian Seharga 14 Juta
Durian viral ini bernama Durian J-Queen yang dijual di sebuah supermarket di Kota Tasikmalaya.
Viralnya durian tersebut menjadi perhatian komunitas durian traveler.
Dalam video yang diunggah 29 Januari 2019, dengan judul Bumbu Hoak Durian J-Quen mengungkap soal keberadaan Durian j-Quen yang mendadak tiba-tiba viral.
Diakui Mas Sigit dan Abot yang tergabung dalam komunitas pecinta durian Durian traveler mengaku heran dan bingung saat diminta penggemar untuk mereview durian tersebut.
" Saya baca di beberapa media beberapa hari ini, durian J-Quen menjadi viral. Saya disuruh review. Bagaimana mau review duriannya ngak ada," ujarnya Mas Sigit.
Diakuinya tentang harga durian yang sangat fantastis tersebut, dirinya menganggap hal itu secara marketing wajar.
" Saya anggap marketing pengen ke situ, Alhamdulilah," ucapnya.
Namun dirinya sempat ragu soal deskripsi buah tersebut yang hanya dipasang baner nama durian dan harga, tanpa diketahui dalamnya seperti apa.
Selain itu disebut juga dalam beberapa pemberitaan, bahwa durian itu menjuarai kontes durian di Jawa Tengah.
" Kami langsung berkomunikasi dan mencari di forum komunitas kami. Kami tidak menemukan. Jadi binggung juara kita ngak tahu, juaranya kapan dan di mana, tambah simpang siur tambah ngak jelas," terang Sigit lagi.
Selain itu, disebutkan durian J-Quen juga menjuarai kontes di Penang di 2012 dan 2018 itu ada di beberapa media.
" Ketika kami konfirmasi jaringan komunitas internasional kami yang menang 2012 dan 2014 adalah durian musang king masih durian duri hitam," ungkapnya
Ditambah lagi lanjut Sigit ada informasi beredar durian Cumasi atau Tai Babi dihargai Rp 50 juta.
" Ini sudah kita tayangkan dan review langsung harganya tidak sampai segitu, ratenya berkisar antara Rp 150 ribu-Rp 500 ribu," jelas Sigit yang diiyakan oleh Abot.
Pada kesempatan itu menurut Sigit, pada dasarnya boleh berjualan dan semua orang punya trik agar datang ke tempat yang bersangkutan. Tetapi iya menilai menghindari bumbu-bumbu sehingga isu mengelincir dari isu daerah menjadi isu nasional sehingga didengar negara tetangga jadi berita berbahasa inggris.
" Kalau itu benar ngak apa-apa, kalau bohong yah, Kita juga tidak bisa klaim susah menyimpulkan. tetapi soal juara di Penang 2012 dan 2018 itu terbantahkan," ungkapnya.
" Pada dasarnya menarik, karena lakunya sangat cepat. tetapi memang rada aneh. Jadi tanda tanya siapa pembeli, bentuknya seperti apa itu juga tanda tanya," ungkap Sigit.
Selain itu di berbagai pemberitaan bahwa klaim menang di 2018, terus 2019 panen dan viral dengan harga Rp 14 juta.
" Jaraknya hanya setahun, katanya susah berbuahnya katanya perlu tiga tahun. Silahkan anda yang memutuskan saya kurang tahu. Ada lagi letak pohon juga tidak jelas pertama di Kendal, ada lagi di Banyumas," imbuh Sigit.
Pada kesempatan tersebut Sigit dan Abot mengajak para pekebun atau petani durian agar dapat terus meningkatkan kualitas durian lokal.
" Semoga durian kita kedepan lebih maju, lebih jujur tanpa ada bumbu bombastis. Durian kita banyak kok yang bagus, apabila Trik dagang menjual barang harus dengan ada bumbu seperti ini saya rasa kurang etis. Durian kita bisa kita perbaiki bareng-bareng misal cara edukasinya merawat, di komunitas kita banyak kok yang ahli durian, ahli pupuk dan sebagainya," pesannya mas Sigit.
Jadi Objek Swafoto
Sebelumnya Keberadaan Durian J-Queen ini menjadi objek swafoto bagi para pengunjung supermarket.
Tak sedikit pengunjung yang penasaran terhadap durian yang dibanderol seharga satu unit motor tersebut.
Penjual Durian J-Queen seorang warga Banyumas, Sudarmo (40) membanderol dengan harga fantastis karena Durian J-Queen menjadi harta karunnya.
Durian J-Queen disebut kerap menjuarai kontes-kontes dunia.
Berikut ini fakta menarik Durian J-Queen harga RP 14 juta rupiah per butir, dihimpun Tribunnews.com dari berbagai sumber.
1. Hanya ada satu pohon
Durian J-Queen yang dibenderol dengan harga fantastis tersebut ternyata hanya ada satu pohon saat ini.
Untuk bisa panen buah Durian J-Queen perlu waktu menunggu selama tiga tahun sekali.
"Mahalnya ini karena pohonnya cuma ada satu-satunya dan hanya panen 3 tahun sekali itu pun buahnya tidak banyak," ujar penjual durian, Sudarmo.
Sudarmo menambahkan jika pohon Durian J-Queen ini tidak dapat dikembangbiakkan.
Ia pernah mencoba beberapa kali namun percobaannya selalu gagal.
"Petani disana mencoba menanam tapi hingga sekarang tidak ada yang berbuah, bisa tumbuh tapi belum ada yang berbuah," katanya.
2. Kerap memenangkan kontes
Penjual Durian J-Queen, Sudarmo, mengungkapkan jika durian miliknya tersebut kerap menjuarai kontes-kontes durian.
Terakhir kali, si buah berduri itu mengalahkan durian andalan Malaysia yakni Musang Mas saat kontes beberapa waktu lalu di Jawa Tengah.
"Kenapa harganya fantastis ya kami umpamakan burung lah, semakin sering menang kontes maka harganya semakin fantastis ," kata Sudarmo kepada Tribun Jabar, Sabtu (26/1/2019).
3. Penemu orang Tasikmalaya
Store Manager Plaza Asia Kota Tasikmalaya, Hinhin mengatkan jika penemu dari Durian J-Queen ini merupakan anak muda asli Tasikmalaya.
"Durian jenis J-Queen ini sudah beberapa kali memenangi kontes durian di Jawa Tengah. Meskipun ditanamnya di Kendal, Jawa Tegah, tapi aslinya penemu jenis durian ini adalah anak muda asli orang Kota Tasikmalaya," kata Hinhin di lokasi,
Banyak pengunjung yang merasa penasaran dengan keberadaan Durian J-Queen seharga satu unit sepeda motor tersebut.
Tak sedikit dari pengunjung menjadikan dua buah durian yang dipajang di kotak kaca itu sebagai obyek berswafoto maupun berfoto bersama.
Warga yang sedang berbelanja di swalayan tersebut, penasaran dan selalu bergerombol memerhatikan durian dengan harga selangit tersebut.
"Jarang-jarang saya lihat ada durian harganya belasan juta gini, bagus buat foto juga buat di instagram lumayan," kata seorang pengunjung, Dewi Yuliani (27) saat ditemui di lokasi, Sabtu (26/1/2019).
5. Sehari dipajang laku dua butir
Meski dibanderol dengan harga selangit, Durian J-Queen banyak menarik perhatian pecinta durian.
Satu hari dipamerkan di Plaza Asia Kota Tasikmalaya, dua buah durian tersebut sudah laku terjual.
Retail Manager Asia Plaza Tasikmalaya, Roni Aprilaiansyah mengatakan semenjak dipamerkan Jumat (25/1) kemarin dua dari empat durian yang dibawa dari Banyumas itu sudah laku dibawa pecinta durian asal Tasikmalaya.
"Durian dipamerkan dalam acara pesta durian yang kami gelar dari 25-31 Januari, duren-duren lokal yang berkulaitas, dan kami datangkan duren yang harganya Rp 14 juta. Sengaja didatangkan, semenjak dipamerkan kemarin, dua di antaranya sudah terjual," Kata Roni.
Durian J-Queen di Plaza Asia Kota Tasikmalaya hanya akan dijual dengan stok empat butir saja.
Dua butir sisanya akan dipamerkan dengan kemasan khusus Cap Go Meh.
Untuk urusan rasa, penjual Durian J-Queen Sudarmo menuturkan tak ada yang perlu diragukan.
Menurutnya kenikmatan yang dicari oleh pecinta durian ada di Durian J-Queen.
Sudarmo menceritakan Durian J-Queen memiliki rasa creamy, manis dan bertekstur lembut.
"Untuk rasanya durian ini creamy , manis, lembut, warna buah memang tidak mencolok, kuning biasa tapi dagingnya tebal, rasanya pun itu awet ketika dimakan dilidah dan kerongkongan itu lama ilangnya," tutur dia
Store Manager Plaza Asia Kota Tasikmalaya, Hinhin mengatakan jenis Durian J-Queen berbeda bentuk dengan durian pada umumnya.
Durian J-Queen memiliki bulatan yang terbilang sempurna.
Terlihat, di luar durian ini memiliki enam jalur buah durian di dalamnya.
Jika dibuka, bagian dalam buahnya tidak ada yang lonjong dan semuanya bulat.
"Durian jenis J-Queen ini 95 persen tidak ada bijinya. Semuanya daging tebal dengan rasa yang menggoda," ujarnya.
Untuk ukuran, bobot durian ini paling berat mencapai 3 kilogram.
Sementara yang saat ini dipamerkan di Tasikmalaya memiliki bobot 2,5 kilogram.


Comments
Post a Comment